Downloadgratis buku cerita 'nenek sihir' baik hati dan buku belajar membaca, menulis, berhitung, mewarnai, B Inggris untuk anak paud, tk & sd. Download gratis buku cerita bergambar untuk anak paud, tk dan sd yang berkisah tentang kehidupan seorang nenek yang walaupun penampilan fisiknya mirip dengan nenek sihir tapi sesungguhnya dia Ratuberfikir sarang Semut pasti berada di bawah karena mereka bukanlah hewan yang bisa terbang seperti Lebah. "Prajurit coba kau lihat sarang semut yang ada di bawah kita, apa mereka baik baik saja" perintah sang Ratu. "Baik ratu." jawab sang Prajurit. Dengan cemas sang Ratu pun menunggu kabar dari sang prajurit yang telah ia perintah SiCantik Baik Hati. Cerpen Karangan: Ismi Wadilla. Kategori: Cerpen Anak. Lolos moderasi pada: 19 September 2015. "bu aku pergi sekolah dulu ya" tanya Syafira sambil mencium tangan Ibunya. "iya nak, belajar yang rajin ya" jawab Ibu. "iya bu" jawab Syafira. Ia pun berjalan menuju sekolah, di tengah jalan ia bertemu dengan seorang Ceritaini tidak terdapat dalam naskh Hari-hari Angah tak pernah lupa doakan untuk adik Angah yang garang ni Aku pun hampir tak sabar menanti Tangan gatal Alexis membelai rambut El dengan lembut Kelakar aje tajuk dia 7x57 Surplus Kelakar aje tajuk dia. vagina senter alat bantu sex pria terbaik Cerpen: Lain Dari Lain Wednesday, August 27, 2014 Infojual uang koin keping cerita ± mulai Rp 1.800 murah dari beragam toko online. cek Uang Koin Keping Cerita ori atau Uang Koin Keping Cerita kw sebelum memb. berikut ini adalah daftar harga Uang Koin Keping Cerita murah terbaru yang bersumber dari beberapa toko online Indonesia. Anda bisa mencari produk ini di Toko Online yang mungkin Hatiyang baik mengantarkan. kepada pemiliknya kepada perbuatan yang baik dan terpuji. Hati yang baik. mendatangkan pahala dan karunia Allah tidak hanya untuk si pemiliknya, namun juga untuk seluruh umat manusia. Benarlah kata Rasulullah. "Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah, kalau itu baik, maka. Satupersatu telur yang dierami mulai menetas, tinggal satu telur yang terlihat berbeda dengan yang lainnya, dengan sabar dia menunggu sampai akhirnya menetas. Sedikit kebingungan karena anak bebek itu sangat jelek dan berbeda. Cerita Dongeng Anak Bebek Buruk Rupa. Empat anak bebek itu tidak mau bermain dengannya, semua menghina termasuk induk Search Cerpen Suamiku Garang. Unlimited Access to thousands of Malay Novels and connect with readers and authors from all around world "kau kan salah satu pelukis hebat, jadi kau pasti mau kan melukisku dan Rocky, suamiku?" pinta wanita itu sambil menggandeng pria kekar tadi Dia juga mengamati ada tetesan susu dari serigala betina ini dan ini menandakan bahwa di sarangnya pasti ada anak² Search Cerpen Suamiku Garang. Namun aku tidak percaya dengan kata-katanya Menghibur dengan Sepenuh Hati Subscribe "Kalau saja aku tidak nekat ke sini," rutuknya dalam hati Syifa terus mengelamun sendirian melayan fikiran yang makin buntu mencari penyelesaian Robert sungguh bangga dapat menikmati cipap datin yang masih bergetah itu Robert sungguh bangga dapat menikmati cipap datin yang Ceritatentang orang Samaria yang baik hati adalah cerita yang tepat untuk digunakan dalam memperkenalkan konsep menolong orang asing yang ada di tengah-tengah kita. Membangun iman. Bacalah Lukas 10:25-37. Meskipun orang Samaria dan orang Yahudi hidup di negara yang berdekatan, mereka bukan tetangga yang baik karena mereka berbeda. E3lG. Kiki dan Koko Kelinci tersesat di tengah hutan. Tiba-tiba mereka bertemu dengan seekor serigala yang kelaparan. Tiga hari ia tidak makan. Wah, si serigala tentu saja senang. Namun, saat itu kondisinya sangat lemah. Serigala tak kuat kalau harus memangsa kedua atau salah satu kelinci itu. Dengan kepintaran dan kelicikannya, serigala berusaha memperdaya mereka. “Tidak usah takut. Bagaimana kalau kalian aku antar pulang?” usul serigala. “Tapi, karena sebentar lagi malam. Sekarang kalian menginap dulu saja di rumahku. Nanti besok pagi baru kuantar pulangnya,” bujuk serigala dengan ramah. Kiki langsung mengiyakan ajakan serigala. Namun, Koko yang lebih berhati-hati dengan tegas menolak ajakan serigala itu. “Maaf, kawan. Aku tahu kelicikanmu selama ini. Engkau sengaja mengundang kami ke tempatmu,” tegas Koko. “Di sana kamu dan kawanmu akan lebih mudah memangsa kami. Sementara kalau di sini, dengan kondisi engkau yang lemah. Tak mungkin kuat memangsa kami,” lanjut Koko. Maka Kiki dan Koko pun segera pergi dari tempat itu. Melompat-lompat meninggalkan serigala yang kecewa karena tipu dayanya gagal. Hikmah teladan Berhati-hatilah dengan apapun tawaran seseorang yang sudah jelas kelicikannya. *** Penulis dan Kreator Kak Nurul Ihsan Terimakasih atas donasinya. Insya Allah menjadi sedekah jariyah yang terus mengalir pahalanya sampai di alam kubur. Seluruh donasi digunakan untuk pembuatan ebook anak terbaru dan pengembangan Ebook 100 Kumpulan Terbaik Dongeng Binatang Dunia karya Kak Nurul Ihsan DOWNLOAD FULL EBOOK 08156148165 Kak Nurul Ihsan Kreator 500 Judul Buku AnakBerkarya sejak 1991 hingga saat ini, sudah lebih dari 500 buku anak dan buku pendidikan yang dihasilkan Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio. Profil dan karya buku Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio dapat dilihat di sini. Sumber dan KontributorPenerbit Transmedia PustakaJl. H. Montong Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan,Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630021-78883030 ext. 213021-727 0096redaksi Cloud Hosting PartnerPT DewawebAKR Tower 16th FloorJl. Panjang Kebon JerukJakarta 11530Email sales 021 2212-4702Mobile Kamu sedang mencari dongeng untuk anak-anak yang mengajarkan tentang kebaikan dan ketulusan hati? Tentu ada banyak, salah satunya adalah dongeng Gajah yang Baik Hati. Bila penasaran dengan kisahnya, langsung saja cek artikel ini! Di dunia ini, ada banyak sekali dongeng anak-anak yang mengandung pesan positif. Tak hanya itu, kisah-kisahnya pun cukup seru dan menarik tuk dibaca anak-anak. Salah satu dongeng terbaik yang cocok kamu sampaikan pada si kecil adalah Gajah yang Baik judulnya, dongeng ini mengisahkan tentang seekor gajah bernama Gaga yang suka menolong hewan lain. Ia membantu para hewan dengan tulus dan suka hati. Oleh karena itu, hewan-hewan sangatlah suka dan permasalahan apakah yang akan Gaga hadapi? Kalau penasaran dengan kelanjutan dongeng Gajah yang Baik Hati, langsung saja simak artikel ini. Informasi seputar unsur intrinsik, pesan moral, dan fakta menariknya juga telah kami paparkan. Selamat membaca! Alkisah, di sebuah hutan nan luas, hiduplah seekor gajah bernama Gaga. Tubuhnya besar dan gemuk. Ia memiliki belalai yang sangat panjang dan kuat. Belalai tersebut ia pakai untuk mengambil daun di pucuk pohon. Gaga sangatlah menyukai daun-daun yang masih muda. Ia juga suka memakan buah-buahan. Tak jarang, ia mencari makanan yang sangat banyak, lalu membagikannya kepada hewan-hewan lain. Karena suka menolong, para hewan sangat menyukai Gaga. Karenanya, hewan bertubuh besar ini memiliki banyak teman, mulai dari semut hingga rusa. Ia memang tak pernah membeda-bedakan teman. Siapa pun yang butuh bantuan, ia dengan senang hati menolong. Pada suatu pagi, Gaga berkeliling hutan untuk mencari makanan. Setiap bertemu dengan hewan lain, ia selalu menyapa mereka dengan ramah. Tiba-tiba, ia mendengar suara meminta tolong. “Tolong! Tolong aku! Siapa saja tolong aku!” teriak suara itu. Gaga lalu mencari sumber suara. Ternyata, yang berteriak meminta tolong adalah Harimau. Tubuhnya tertindih pohon tumbang. Tanpa piki panjang, Gaga langsung mengangkat pohon itu dengan belalainya. Setelah berhasil terselamatkan, Harimau mengucapkan terima kasih pada Gaga. “Terima kasih banyak telah membantuku, Gaga! Kalau kau tak segera menolongku, aku bisa saja telah mati tertimpa pohon ini,” ucap Harimau. “Kembali kasih Harimau. Bersyukurlah karena kamu masih bisa selamat dan hanya mengalami luka ringan. Segera sembuhkan lukamu,” jawab Gaga. “Tentu saja aku sangat bersyukur, Ga. Untung saja kau yang lewat sini. Kalau hewan lain, bisa saja mereka tak kuat mengangkat pohon yang menimpaku tadi. Kamu adalah hewan paling kuat di sini,” ucap Harimau. “Jangan berlebihan. Mari kita hidup saling tolong menolong. Kalau ada yang butuh bantuanmu, tolonglah dia,” kata Gaga. Baca juga Legenda Si Penakluk Rajawali Asal Sulawesi Selatan dan Ulasan Menariknya, Pelajaran Berharga tentang Ketulusan Bertemu dengan Hewan Lainnya Usai membantu si Harimau, Gaga lanjut mengelilingi hutan. Ia lalu berhenti di bawah pohon apel. Dengan belalainya yang panjang, ia mengambil beberapa buah yang telah matang. “Hmm, rasa apel ini sangatlah manis dan nikmat,” ucapnya sambil mengunyah buah. Tak jauh dari tempatnya memakan apel, ia melihat seekor kancil yang memakan apel mentah atau busuk. Gaga yang penasaran pun datang menghampirinya, “Kancil, kenapa kau memakan buah yang belum matang atau sudah membusuk? Makanlah yang matang saja.” “Oh, hai, Gaga! Aku hanya bisa memakan apel-apel yang berjatuhan. Kadang, aku beruntung karena yang jatuh adalah apel matang. Aku tak bisa menggapai buah-buah yang masih di tangkainya, Ga,” jawab Kancil. “Ah, benar juga, ya. Kalau begitu, aku akan membantumu memetik buah apel yang matang,” ucap Gaga sambil menjulurkan belalainya dan mulai memetik apel-apel matang. “Wah, terima kasih, Ga. Rasa apel yang telah matang sangatlah nikmat. Bersyukur aku bertemu denganmu,” ucap Kancil bahagia. “Sama-sama, Cil. Kelak, kalau kau mau buah apel yang telah matang lagi, mintalah bantuan kepadaku. Tak perlu merasa sungkan,” ucap Gaga. “Terima kasih banyak atas tawaran yang kau berikan, Gaga!” jawab Kancil. Membantu Para Binatang Karena sudah sore, Gaga memutuskan untuk pulang ke rumah. Ia berjalan dengan pelan sembari menikmati keindahan langit. “Langit senja sangat indah. Warnanya sungguh mempesona,” ucapnya dalam hati. Saat melihat langit indah, Gaga mendengar suara meminta tolong. Suara itu terdengar sangat kecil sehingga ia kesulitan mencari sumbernya. Setelah mencari sekian lama, ia akhirnya menemukan siapa yang meminta tolong. Ternyata ada seekor kelinci yang terjebak di dalam lubang. “Gaga! Tolong aku. Aku tak bisa keluar dari lubang ini!” teriaknya. “Kenapa kau bisa masuk ke dalam lubang?” tanya Gaga. “Aku tadi sedang memakan rumput. Lalu, aku melihat ada banyak buah di bawah sini. Saat hendak memanggilnya, aku terpeleset dan jatuh. Sekarang aku tak bisa kembali ke atas. Tolong aku!” teriak Kelinci. “Kalau kau menolongku, aku akan memberikan banyak buah dari sini. Bukankah kau suka buah, Ga?” bujuk Kelinci. “Aku tak peduli dengan buahnya, Ci. Aku akan membantumu, tenangkan hatimu,” ucap hawan itu. Kemudian, Gaga masuk ke dalam lubang itu. Sesampainya di dasar, ia berkata pada Kelinci, “Ci, aku akan mengangkatmu. Tapi, setelah kau sampai atas, tolong tarik belalaiku, ya!”. Setelah Gaga mengangkatnya hingga ke atas, Kelinci langsung berlari begitu saja. Hewan kecil itu meninggalkan gajah yang terjebak di lubang setelah menolongnya. Lalu, si Gaga berteriak meminta tolong. “Tolong, tolong, tolong! Siapa pun tolong aku!” teriaknya. Beruntung, ada Rusa, Kancil, dan Harimau yang sedang lewat lubang itu. Mereka lalu menolong sang gajah. “Terima kasih teman-teman karena telah membantuku. Tanpa kalian, aku tak mungkin bisa selamat,” ucap gajah. “Kami tentu saja akan membantu, Ga. Kamu juga kan sering membantu kami. Tapi, kenapa kau bisa terjebak?” jawab Rusa. Gaga lalu menceritakan kronologinya. Kelinci Terjebak Lagi Keesokan harinya, Gaga kembali mengelilingi hutan. Selain untuk mencari makanan, ia juga memantau para binatang yang mungkin butuh bantuannya. Seperti biasanya, ia membantu para hewan memetik buah, daun, dan mendapatkan air. Sesampainya di sungai, ia mendengar suara minta tolong. Suara itu berasal dari bawah pohon apel. Gaga bergegas menuju pohon itu. Ia lalu mendapati Kelinci yang kemarin menolongnya terjebak lagi di dalam lubang. “Tolong aku, Gaga! Aku tak dapat keluar dari sini,” ucapnya sambil teriak. “Kamu kemarin sudah kutolong, tapi malah meninggalkanku. Sekarang aku tak akan menolongmu lagi!” ucap Gaga. “Maafkan aku, Ga. Kemarin itu aku mencari bantuan hewan lain, tapi tak ada yang mau menolongmu,” tipu Kelinci. “Kau berbohong, aku tak akan menolong hewan yang jahat,” tegas si gajah. Gaga bersikeras tak mau menolong Kelinci. Ia ingin hewan kecil itu menerima pelajaran atas perbuatannya. Sama dengan Gaga, hewan lainnya pun tak ingin membantu menyelamatkan Kelinci. Hari mulai gelap, pertanda malam akan segera datang. Tak ada satu pun hewan yang mau menolong Kelinci. Ia terus berteriak tapi tak ada yang membantu. Lalu, Gaga kembali ke lubang itu. Ia mendengar kelinci menangis karena tak ada satu pun hewan yang menolongnya. Saat melihat Gaga, ia kembali memohon, “Ga, aku berjanji tak akan berbuat jahat lagi. Tolong bantu aku, ya,” ucapnya sambil menangis. “Kamu janji nggak akan mengulangi kesalahanmu lagi?” tanya si gajah. “Iya, aku berjanji tak akan berbuat jahat lagi, maafkan aku, ya,” ucapnya sambil terus menangis. Setelah itu, Gaga menolong Kelinci. Kali ini Kelinci tak lagi meninggalkan Gaga. Ia telah menyesali perbuatannya dan tak mau lagi berbuat jahat. Kini, para hewan di hutan itu hidup rukun. Baca juga Kisah Suri Ikun dan Dua Burung Beserta Ulasan Menariknya, Dongeng Adik Bungsu yang Dibenci oleh Kakak-Kakaknya Unsur Intrinsik Usai membaca dongeng Gajah dan Kelinci, apakah kamu jadi penasaran unsur intrinsik yang terkandung? Kalau iya, simaklah ulasan berikut; 1. Tema Tema atau inti cerita dongeng ini adalah tentang kebaikan dan ketulusan hati seekor gajah. Ia senang membantu hewan lainnya yang mengalami kesusahan. Meksi ada yang berbuat jahat kepadanya, ia tetap memberi maaf dan pertolongan. 2. Tokoh dan Perwatakan Sumber Youtube – English Fairy Tales Tokoh utama dalam dongeng ini tentu saja adalah Gajah bernama Gaga. Ia memiliki sifat yang baik hati, suka menolong, dan mudah memaafkan. Meski ada yang berbuat jahat kepada Gaga, ia tetap memaafkan kelinci itu dan menolongnya. Beberapa tokoh pendukung yang turut mewarnai kisah ini adalah Harimau, Kancil, Rusa, dan Kelinci. Hariamu, Kancil, dan Rusa adalah hewan baik yang tahu berbalas budi. Sedangkan Kelinci adalah tokoh antagonis. Setelah mendapatkan pertolongan dari Gaga, ia malah pergi begitu saja. 3. Latar Dongeng Gajah yang Baik Hati ini menggunakan beberapa latar tempat yang berpusat di sebuah hutan belantara. Lebih tepatnya menggunakan latar tempat bawah pohon apel, tepi sungai, dan sebuah lubang. Sementara itu, kisah ini menggunakan latar waktu pagi, sore, dan senja. 4. Alur Cerita Dongeng Gajah yang Baik Hati Alur cerita dongeng ini adalah maju. Kisahnya bermula dari seekor gajah bernama Gaga yang sedang berjalan-jalan mengelilingi hutan. Sembari mencari makan, ia juga menolong hewan-hewan lain yang sedang kesusahan. Ia menolong Harimau yang terjebak, Kancil yang tak bisa mendapatkan apel manis, dan Kelinci yang masuk ke dalam jurang. Namun, usai mendapat pertolongan, Kelinci malah meninggalkan Gaga. Sehingga, gajah itu tak sanggup naik ke permukaan. Beruntung, hewan-hewan lalu berdatangan dan menolong hewan besar itu. Keesokan harinya, Kelinci kembali terjebak ke dalam sebuah lubang. Awalnya, Gaga tak mau menolong. Begitu pula dengan hewan-hewan lainnya. Gaga tak mau menolong karena ingin memberikan pelajaran pada kelinci. Pada akhirnya, gajah yang baik hati tetap memberi pertolongan dengan syarat Kelinci harus memperbaiki sikapnya. Setelah itu, Kelinci pun tak lagi berbuat jahat. 5. Pesan Moral Dongeng Gajah yang Baik Hati mengandung beberapa pesan moral. Amanat pertama, jadilah orang yang suka menolong tanpa pamrih, seperti halnya si Gajah yang suka menolong binatang lainnya. Dari hewan baik hati ini, kamu juga bisa memetik pelajaran lainnya, yaitu mudah memaafkan kesalahan seseorang. Meski begitu, Gaga tak lupa memberi pelajaran pada sosok yang telah menyakiti hatinya itu. Pesan moral berikutnya dapat kamu petik dari sikap si Kelinci. Janganlah kamu meniru sikap hewan kecil satu ini, yakni tak tahu berbalas budi. Jika ada yang membantumu, maka kamu juga harus membalas kebaikannya. Selain intrinsik, cerita dongeng Gajah yang Baik Hati ini juga memiliki unsur ekstrinsik. Seperti nilai-nilai moral, sosial, dan budaya yang sesuai dengan lingkungan sekitar. Baca juga Legenda Asal Usul Burung Cendrawasih dan Ulasannya, Kisah Si Burung Surga yang Mengandung Amanat Bermakna Fakta Menarik Usai membaca cerita dongeng Gajah yang Baik Hati dan unsur intrinsiknya, kurang lengkap kalau belum mengulik fakta menariknya. Apakah itu? Berikut ulasan singkatnya; 1. Memiliki Beragam Kisah Cerita dongeng Gajah yang Baik Hati ini ada beragam. Salah satu versi yang cukup populer mengisahkan tentang seekor gajah yang terjebak dalam suatu lubang di hutan. Para manusia yang tinggal di hutan itu bergegas menolong sang Gajah. Karena ingin membalas kebaikan hati para manusia, Gajah itu setiap hari menolong mereka. Ia membantu mengangkat kayu, memetik buah, dan membawa barang-barang berat. Tak lama kemudian, ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ia mengajarkan pada anaknya untuk berbuat baik kepada manusia. Baca juga Legenda Watu Maladong dari Nusa Tenggara Timur, Batu Sakti yang Menyuburkan Sumba, Beserta Ulasan Menariknya Saatnya Membacakan Dongeng Gajah yang Baik Hati Pada Anak-Anak Demikianlah dongeng Gajah yang baik hati beserta ulasan menarik seputar unsur intrinsik dan fakta menariknya. Kamu suka dengan kisahnya? Kalau suka, segera bacakan cerita ini pada anak-anak. Kalau ingin membaca kisah yang lain, langsung saja kepoin kanal Ruang Pena pada Ada banyak kisah-kisah menarik yang bisa kamu baca, seperti dongeng Semut dan Merpati, Gajah dan Semut, Kancil Mencuri Timun, dan Singa dan Tikus. Selamat membaca! PenulisRinta NarizaRinta Nariza, lulusan Universitas Kristen Satya Wacana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, tapi kurang berbakat menjadi seorang guru. Baginya, menulis bukan sekadar hobi tapi upaya untuk melawan lupa. Penikmat film horor dan drama Asia, serta suka mengaitkan sifat orang dengan zodiaknya. Tupai dan Bebek harus melewati rintangan agar bisa memakan buah jambu, bisakah mereka mengatasinya?Apakah Mama termasuk tipikal orangtua yang suka membacakan dongeng kepada anak? Hal tersebut merupakan hal yang bagus dan perlu dipertahankan. Dongeng diketahui dapat menjadi cara untuk mendekatkan diri dengan si perlu bersusah payah, momen bonding juga bisa dilakukan dengan cara membacakan cerita fabel kepada anak. Tak hanya itu, lewat dongeng juga dapat membuat anak memperoleh berbagai pelajaran moral yang tersimpan di setiap membaca dongeng juga dapat menungkatkan minat membaca anak sedari dini. Tak perlu repot-repot membeli buku dongeng, berikut telah menyiapkan dongeng fabel persahabatan Bebek dan kisah ini bercerita tentang Tupai dan Bebek yang ingin memakan jambu air. Namun, mereka harus dihadapi rintangan yang perlu apakah itu? Bisakah mereka mengatasinya?Yuk, simak kisah selengkapnya!1. Musim jambu air telah tiba membuat Bebek dan Tupai MedinasariPada suatu hari, suasana hutan terasa sangat teduh. Semua hewan sangat menikmatinya, termasuk bebek dan tupai. Keduanya sudah lama bersahabat."Selamat pagi Tupai, hari ini kamu terlihat bahagia ya. Jangan-jangan, kamu punya kabar bagus ya?" tanya Bebek."Hihihi tau saja aku punya kabar bagus. Aku dengar saat ini sedang musim buah jambu air, apa kamu ingin memetiknya bersamaku?" tanya Tupai."Wah, aku mau. Pasti terasa segar sekali dinikmati, apalagi ketika berada di cuaca panas," ujar Bebek dengan nada bersemangat. "Hmm.. Sayangnya, buah jambu air ada di seberang sungai ini. Aku tidak bisa menyebranginya," kata Tupai dengan nada sedikit kecewa."Aku pun juga tidak berani menyeberanginya jika sendirian. Lagipula jika sudah berada di pohon jambu, aku tidak bisa memanjatnya," ucap Bebek dengan nada yang tidak kalah Picks2. Bebek dan Tupai memikirkan cara untuk bisa sampai ke pohon jambu MedinasariBeberapa menit berlalu keheningan mengelilingi Tupai dan Bebek. Dua sahabat ini tampak berpikir kira-kira bagaimana cara mereka untuk bisa sampai ke pohon jambu air dengan selamat."Aha! Sepertinya aku punya ide!" pekik Tupai mengakhiri kekeningan di antara mereka."Bebek, bagaimana jika kamu ajak teman-teman bebekmu yang lain untuk ke tepian sungai?" tambah Tupai."Teman-temanku? Baiklah, akan aku ajak mereka ke tepian sungai," jawab Bebek tanpa berpikir panjang. Meskipun bingung, bebek tetap menuruti permintaan si Tupai. Beberapa saat kemudian, Tupai dan para Bebek sudah berada di tepi sungai."Nah, sekarang para bebek masuklah ke dalam sungai dan bekerja sama dengan saling berpegangan," kata Kawanan Bebek bekerja sama untuk menjadi jembatan bagi MedinasariPara bebek mulai menuruti perintah Tupai. Dengan hati-hati, mereka berjajar selebar sungai menyerupai jembatan."Kerja bagus! Sekarang aku bisa menyebrang dan mengambilkan jambu untuk kalian semua," ujar berhati-hati, Tupai mulai melompat di atas punggung para bebek untuk menyebrang menuju tepi sungai tempat di mana pohon jambu berada."Tunggu sebentar ya Bebek, aku akan mengambilkan jambunya untuk kalian semua," ucap Tupai antusias. 4. Tupai mulai memanjat untuk memetik jambu MedinasariDengan badan kecilnya, Tupai mulai berlari dan memanjat pohon jambu dengan lincah. Matanya berbinar ketika melihat banyak jambu di depannya."Wah, jambunya benar-benar segar," ungkap Tupai sambil mulai mengambil jambu air satu per satu."Pilihlah yang bagus-bagus ya," kata Bebek."Tenang saja, aku sudah memilihkan jambu yang bagus untuk kamu dan teman-temanmu. Sekarang, kamu tangkap ya, Bebek." ucap mulai mendekati pohon dan langsung menangkap jambu air yang dilemparkan Tupai dari atas Pesan moral yang dapat dipetik dari fabel MedinasariSatu per satu, bebek yang lain mulai bergantian untuk menangkap jambu air yang dilemparkan Tupai."Petik lagi saja, Tupai." saran Bebek. Sedikit demi sedikit buah jambu yang dilemparkan Tupai mulai menumpuk di bawah pohon. Akhirnya, Tupai dan para Bebek bisa menikmati jambu air berkat kerja sama yang kompak. Mereka juga tidak lupa untuk membagikan jambu kepada hewan-hewan hutan kisah fabel ini, pesan moral yang bisa diambil adalah jangan ragu untuk bergotong royong demi hal baik. Jika saling bekerja sama, kekurangan yang dimiliki pasti bisa tertutupi dan pekerjaan dapat dengan mudah menurut si Kecil? Apa ada pesan moral lain yang bisa diperoleh dari kisah persahabatan Bebek dan Tupai ini?Baca juga Cerita Fabel Anak Singa dan TikusDongeng Fabel Anak Kura-Kura yang Ingin Terbang Dongeng Fabel Anak Kisah Gajah yang Baik Hati