Rupanyakucing tertarik pada usul tikus. Ketika malam tiba tikus dan kucing berangkat kerumah pak tani. Setiba dirumah pak tani, kucing dan tikus amat terkejut. Ternyata, dirumah pak tani sedang ada pesta perkawinan. Kucing dan tikus menunggu sampai pesta itu usai. Akhirnya, mereka bersepakat, tikus akan memanjat ke atas, kucing menunggu PadaPostingan kali ini admin akan berbagi tentang Gambar Cerita Gajah Kerbau Dan Harimau yang kami posting dengan judul 9000+ Gambar Ceri CeritaRana berjudul "Kucing dan Burung" ini adalah salah satu cerita anak di Blog Ineame. Blog itu, semula ditujukan untuk keluarga; konten-kontennya adalah materi parenting, pengalaman-pengalaman kecil di rumah, dan cerita anak. Dalam perjalanan, ternyata ide itu tidak berhasil diwujudkan. FabelCerita Anak Kucing & Tikus yang Bersahabat Ukuran Besar di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Ceritadi bawah genre-nya adalah fairy tale yaitu cerita singkat atau dongeng tentang makhluk-makhluk tertentu misalnya raksasa peri hewan yang berbicara benda yang berbicara dll. Free dating personals in manitoba canada. Semua contoh teks narartive baik itu fable legens fairy tale folktale dan cerita lainnya akan tersusun sebagaimana berikut 1. Diantara penulis hebat cerita fantasi itu adalah Ugi Agustono dan Joko Lelono. Ugi Agustono menulis cerita fantasi berdasarkan pengamatan terhadap komodo dan suasana di pulau Komodo. rayap, dan para tikus. Lalu, ia melompat bagai kilat dan mengepung serigala dalam 53. Membuat Telaah Teks Cerita dari Segi Strukturnya Buatlah telaah a Teks cerita fabel fabel. b. Teks cerita fabel farabel. c. Teks cerita fabel mite. d. Teks cerita fabel legenda. 2. Pada kutipan teks di atas banyak dahan yang patah, karena . a. sudah tua dan kering. b. terlalu rimbun daunnya. c. ditiup angin yang sangat kencang. d. kekurangan air dan kering. 3. 1 Menggunakan Kata Hubung. Di dalam teks fabel biasanya akan mengandung cukup banyak kata hubung. Contoh kata hubung: Selanjutnya, kemudian, lalu, setelah itu, akhirnya, dan lain sebagainya. Contoh penerapan dalam teks: Setelah kebakaran padam, lalu sang kecoa menghampiri kupu-kupu karena sudah menyelamatkan nyawanya. 2. Tag cerita fabel kucing dan tikus beserta strukturnya Pengertian Teks Fabel, Ciri, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Contoh Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Contohsoal materi kelas 3 sd tema 2 subtema 2: Teks cerita fantasi adalah salah satu varian teks na ZuqH. Apa saja contoh teks cerita fabel? Mungkin ini adalah pertanyaan yang sedang kalian cari. Kalian beruntung membaca artikel ini, karna kami akan membahas contoh teks cerita fabel hewan beserta strukturnya. Sebelum kita mengetahui contoh teks cerita fabel singkat tersebut, ada baiknya kita mengulas kembali teks cerita fabel ini. Apa yang dimaksud dengan teks cerita fabel? Pengertian teks cerita fabel adalah teks yang menceritakan tentang kehidupan hewan yang berperilaku seperti manusia. Tujuan dalam pembuatan teks cerita fabel ini untuk menghibur para pembaca atau pendengar dan juga untuk menyampaikan sebuah pesan moral yang terkandung di dalam cerita tersebut. Karna kita akan membahas contoh teks cerita fabel dan strukturnya. Terlebih dahulu kalian harus mengetahui strukturnya. Adapun struktur teks cerita fabel sebagai berikut Orientasi bagian pendahuluan atau pembukaan Komplikasi bagian permasalahan Resolusi bagian pemecahan masalah Koda bagian pesan moral. Di bawah ini adalah contoh teks cerita fabel bergambar beserta struktur teksnya. 1 Contoh Teks Cerita Fabel Tiga Ikan Sumber Orientasi Suatu hari, hiduplah tiga ekor ikan yang berada di sebuah kolam. Pada suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan sambil melihat ikan-ikan yang berada di kolam itu. "Kolam ini penuh dengan ikan", mereka berbicara satu sama lain. "Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya, besok pagi kita harus datang lagi kesini dengan jaring kita dan menangkap ikan-ikan ini" Kemudian nelayan itu beranjak pulang. Komplikasi Ikan yang paling tua mendengar para nelayan berbicara, dia pun gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain sambil berkata, "Apakah kalian dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus segera meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali lagi dan akan membunuh kita semua!" "Kamu benar, kita harus meninggalkan kolam ini" Ikan tua lain setuju. Namun, ikan yang paling muda malah tertawa, "Kalian cemas tanpa ada alasan", dia berkata "Kita telah tinggal di kolam ini seumur hidup kita, dan tidak ada satupun nelayan yang datang kesini, kenapa harus mereka itu kembali? Saya tidak akan pergi kemana-mana - keberuntunganku akan menyelamatkan ku". Resolusi Pada sore hari, ikan tua pun meninggalkan kolam itu bersama keluarganya. Dan ikan tua yang lain melihat datangnya nelayan itu dari kejauhan dan ia pun meninggalkan kolam tersebut dengan keluarganya. Namun, ikan muda itu tetap menolak untuk pergi. Sayangnya dia tidak beruntung, nelayan itu pun datang dan menangkap semua ikan yang masih berada di kolam dan membawanya untuk dimakan. Koda Iklan yang khawatir akan datangnya nelayan berhasil selamat. Sedangkan ikan yang mempercayakan keselamatannya hanya pada keberuntungan telah mati di tangkap nelayan. Begitu juga pada kehidupan ini. 2 Contoh Teks Cerita Fabel Seekor Rubah dan Seekor Kucing Sumber Orientasi Suati hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya. Komplikasi "Saya hanya tahu satu cara untuk menjauh dari anjing" kata si kucing. "Kamu harus mengajari saya beberapa trik menjauh dari anjing". "Oke, mungkin suatu hari nani, saat saya punya waktu, saya bisa mengajarkan kamu beberapa trik sederhana" jawab rubah enteng. Saat itu mereka mendengar gonggongan dari anjing dari kejauhan. Lama-kelamaan anjing itu datang ke arah mereka. Resolusi Seketika itu pun kucing berlari ke arah pohon terdekat dan naik ke cabang di luar jangkauan anjing tersebut "Ini adalah trik yang satu-satunya aku tahu" kata si kucing. "Mana seribu trik yang akan kau gunakan?". Rubah itu pun duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya pada dirinya trik apa yang harus dipakai. Sebelum dia akan mengambil keputus, anjing-anjing tersebut tiba, dan anjing itu menghajar rubah dan mencabik-cabiknya. Koda Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan. 3 Contoh Teks Cerita Fabel Beruang dan Lebah Sumber Orientasi Pada suatu hari ada seekor beruang berjalan di sepanjang hutan sedang mencari makanannya. Beruang beriat mencari buah-buahan untuk bekal makanannya selama beberapa hari. Tapa disengaja beruang menemukan pohon yang tumbang. Pohon tersebut ternyata dihuni oleh sekelompok lebah yang tengah membuat sarang. Beruang itu pun penasaran dengan sarang lebah tersebut. Komplikasi Beruang mulai mengendus-endus sarang lebah dengan hidungnya. Dengan hati-hati ia melihat ke dalam sarang. Beruang berharap lebah tidak sedang berada di dalam sarangnya, sehingga ia bisa mengambil madu yang ada. Malang bagi beruang ternyata pada saat ia menengok ke dalam sarang, kelompok lebah sedang menuju ke sarangnya usai mencari sari makan dari bunga-bunga. Tidak dapat dihindari lagi kawanan lebah yang banyak tersebut menyerang beruang. Resolusi Dengan bersusah payah beruang mencoba melawannya dan berlari untuk menuju ke rumahnya. Tetapi kawanan lebah semakin ganas dan justru memanggil lebah lain yang ada di hutan. Pada akhirnya, beruang tidak bisa menghindar dan merelakan tubuhnya disengat oleh kawanan lebah. Koda Pesan moral atau amanat yang dapat kita ambil dari cerita di atas adalah tidak boleh tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu hal dan harus memikirkan terlebih dahulu perasaan orang lain yang mungkin terganggu dengan apa yang akan kita lakukan. 4 Contoh Teks Cerita Fabel Kupu-Kupu Berhati Mulia Sumber Orientasi Pada suatu hari ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia sangat gembira bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman tersebut. Komplikasi Semut melihat sebuah kelompok di atas pohon, lalu ia mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi kemana-mana. "Hei kepompong, alangkah jelek nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo kita jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibku jika ranting itu patah?". Sang semut selalu membanggakan dirinya, ia bisa pergi ke tempat yang ia suka dan bahkan kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya. Ia merasa bahwa dirinya adalah binatang yang terhebat. Si kepompong hanya diam mendengar perkataan semut tersebut. Pada suatu hari, sang semut kembali berjalan-jalan ke taman itu. Karena hari itu hujan, terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan itu, lalu ia berteriak sekencang-kencangnya untuk meminta bantuan "Tolong bantu aku! Aku mau tenggelan, tolong,,,, tolonggg!." Resolusi Beruntunglah sang semut saat itu ada seekor kupu-kupu yang melihat. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. "Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengakatnya." Lalu, semut itupun memegang erat ranting tersebut. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya ke tempat yang aman. Kemudian, sang semut berterima kasih kepada kuu-kupu karena telah menyelamatkannya. Ia memuji kupu-kupu sebagai hewan yang hebat dan baik hati. Mendengar pujian itu, kupu-kupu berkata kepada semut "Aku adalah kepompong yang penah kamu ejek," Koda Ternyata kepompong yang dulu ia ejek sudah menyelamatkan dirinya. Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa ia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan. Sumber 5 Contoh Teks Cerita Fabel Kucing dan Tikus Sumber Orientasi Di sebuah rumah yang besar dan luas, hiduplah seekor kucing sendirian yang menunggu rumah itu. Karena majikannya sibuk bekerja setiap hari dan pulang setelah larut malam, maka makanan yang disediakan untuk si kucing hanya roti dan keju. Komplikasi "Sangat bosan rasanya jika setiap hari hanya memakan ini. Majikanku tidak mengerti apa makanan kesukaanku," gerutu si kucing sambil menatapi sepiring roti dan keju. Resolusi Tiba-tiba ia mendengar benda jatuh, rupanya ada sesuatu dirumah ini. Setelah di lihat-lihat ada seekor tikus yang ketakutan melihat dirinya, sampai menjatuhkan benda di atas meja. Anehnya kucing itu tidak mengejar tikus tersebut. Ia merasa iba dan ia pun menyapa, "Hei! Tikus jangan takut! justru aku ingin mencari teman karena setiap hari aku sendiri, dan makanan yang disediakan majikanku hanya roti dan keju," kata kucing. "Ohh,,, roti dan keju? Itu makanan kesukaanku! Sedangkan di tempat tinggalku, hanya ada nasi dan ikan," kata tikus. "Oh,, ikan? Itu makanan kesukaanku" seru kucing. Koda Dengan demikian, keduanya pun tidak merasa kesepian lagi dan bisa saling menukar makanan mereka serta saling membantu dalam keadaan suka maupun duka. Persahabatan antara mereka terjalin semakin erat. Sumber BACA JUGA Teks Cerita Fabel Pengertian, Jenis, Unsur dan Strukturnya Demikianlah artikel hari ini tentang 5+ Contoh Teks Cerita Fabel Singkat Beserta Strukturnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Untuk membantu blog ini agar berkembang, kami mohon untuk share dan komentar ya. Sekian dan terimakasih. Cerita fabel kucing dan tikus terbilang banyak mengandung nilai kehidupan yang berharga. Kalau kamu ingin tahu apa saja nilai tersebut, simak informasi yang kami paparkan mengenai dongeng kucing dan tikus beserta ulasan menariknya di artikel berikut!Berbicara mengenai kucing dan tikus mungkin mengingatkan kita dengan kartun Tom and Jerry di mana kedua karakternya dikisahkan sebagai musuh bebuyutan. Meski begitu, apakah kisah mereka sama dengan yang ada dalam cerita fabel kucing dan tikus?Untuk mengetahuinya, ada baiknya kamu simak keterangan yang kami paparkan di artikel ini. Di sini, kami menguraikan kisah lengkap seputar hubungan antara kucing dan tikus yang selalu digambarkan tak pernah tahu seperti apa? Daripada semakin penasaran, sebaiknya langsung saja kamu simak cerita fabel kucing dan tikus beserta ulasan menarik lain seputar dongeng hewan tersebut sebagai berikut. Baca sampai selesai, Fabel Kucing dan Tikus Alkisah, hiduplah seekor kucing yang ramah dan pandai berbicara. Penampilan dan caranya berjalan sangat gagah hingga membuat siapa pun yang melihatnya menjadi kagum. Konon kucing ini selalu membahas tentang arti persahabatan dan kesetiakawanan. Di sisi lain, hidup pula seekor tikus yang tidak memiliki tempat tinggal tetap dan hidup di jalanan. Setiap kali, tikus selalu bertemu dengan kucing di jalan, dan ia ingin menjadi sahabat kucing karena melihat kebaikan hatinya selama ini. Suatu hari, tikus memberanikan diri mengajak kucing berkenalan. Keduanya pun kerap bertemu, hingga saat mendekati musim dingin, kucing mengajak tikus kecil yang lemah itu tinggal bersama di rumahnya. Kucing takut si tikus mati kelaparan atau terkena perangkap yang dipasang manusia ketika ia mencari makan. Ide tinggal bersama diamini si tikus. Mereka pun mulai bekerja sama untuk mencari makanan agar cukup dijadikan persediaan selama musim dingin. Keduanya tak ingin repot keluar mencari makan sewaktu cuaca sedang tidak bersahabat di luar sana. Baca juga Kisah Asli Putri Duyung Versi Hans Christian Andersen Beserta Ulasan Menariknya Kesepakatan Kucing dan Tikus Kucing yang berbadan lebih besar dan kuat mengusulkan agar ia yang mencari makan. Ia mengatakan, “Aku tahu kamu pasti tidak berani pergi keluar. Tenang tikus kecil. Aku tidak akan membiarkanmu terjebak dalam perangkap. Jadi, biar aku saja yang mengurus masalah persediaan makanan untuk kita.” Tikus mengangguk dan menawarkan diri untuk memberikan tabungannya buat membeli mentega. “Kalau begitu, karena kau yang pergi mencari makan, aku cuma bisa memberikan sedikit tabunganku untuk membeli mentega. Aku suka sekali mentega,” tuturnya. Setelah kucing dan tikus sepakat, mereka bingung di mana harus menyimpan persediaan makanan nantinya. Akhirnya, kucing mendapat ide untuk menyimpan makanan yang didapat di gudang makanan milik wali kota. “Oh, aku tahu tempat yang aman. Bagaimana kalau kita menyembunyikannya di gudang makanan tempat wali kota? Di sana tentu tidak ada yang berani mencuri, dan aku juga bisa mengambilnya kapan saja melalui lubang angin yang ada di atap gudang,” terang si kucing. “Dan kau harus ingat, kita juga tidak boleh mengambil mentega dari sana sampai musim dingin tiba.” Tanpa banyak protes, tikus langsung setuju dengan usulan kucing. Kucing pun segera membawa makanan dan satu kendi mentega ke tempat yang sudah mereka sepakati. Sesudahnya, mereka menanti musim dingin tiba bersama-sama. Siapa sangka, kucing ternyata ingin sekali mencicipi mentega yang disimpannya. Alhasil, ia pun mengelabui si tikus agar bisa merasakan selezat apa menteganya, padahal menurut kesepakatannya dengan tikus, mentega itu tidak boleh diambil sampai musim dingin tiba. Baca juga Kisah Asli Pangeran Kodok dan Putri Versi Grimm Brothers Beserta Ulasan Menariknya Tipu Muslihat Kucing Suatu ketika, kucing mengaku akan pergi beberapa hari untuk mengunjungi sepupunya yang baru melahirkan. Ia lantas berpesan kepada tikus untuk menjaga dan membersihkan rumah sendirian selama ditinggalkan. “Hai tikus kecil, sepupuku baru saja melahirkan bayi lucu dengan rambutnya yang berbintik-bintik. Ia mengundangku untuk mengunjungi dan melihat bayinya. Bisakah kau membereskan rumah sendiri? Aku akan pergi beberapa hari,” begitu katanya. Tanpa menaruh curiga, tikus mengizinkan kucing pergi. “Tentu saja kau boleh pergi mengunjungi sepupumu. Kalau di sana kau mendapatkan makanan, tolong jangan lupa membawakan sedikit untukku,” pinta si tikus. Sayangnya, semua itu hanya tipu muslihat kucing. Ia tidak benar-benar mengunjungi sepupunya, tetapi malah pergi ke gudang wali kota untuk menikmati mentega seorang diri. Ia menjilati bagian atas dari mentega di dalam kendi dengan lahap, lalu pulang saat malam tiba. Tikus menyambutnya dengan senang hati. “Kucing, kau sudah pulang? Bagaimana keponakanmu? Siapa namanya?” Tanya si tikus. “Namanya Lapisanatas,” celetuknya yang membuat tikus bertanya-tanya apa artinya. “Lapisanatas? Kenapa namanya aneh sekali? Apa artinya?” Tikus bertanya lagi. “Menurutku tidak ada yang aneh. Aku dulu juga pernah dijuluki Pencuriroti. Ah, sepupuku yang lain juga baru saja melahirkan. Besok aku akan pergi lagi, kau harus jaga rumah, ya,” tipu kucing. Kucing pun pergi lagi keesokan harinya. Tentu saja ia kembali ke gedung wali kota untuk melahap kembali mentega dalam kendi alih-alih mengunjungi sepupunya. Begitu hari menginjak petang, ia kembali pulang dan mendapatkan pertanyaan yang sama dengan sebelumnya. “Jadi, kali ini siapa nama keponakanmu, wahai kucing?” Tikus bertanya, masih tanpa merasa curiga sedikit pun. “Namanya Sisaseparuh,” ucap kucing. “Ada-ada saja, ya. Sepertinya sepupu-sepupumu suka memberikan nama-nama yang aneh untuk anak-anak mereka,” tukas si tikus. Baca juga Kisah Rapunzel Si Putri Rambut Panjang Versi Grimm Bersaudara dan Ulasan Lengkapnya Kebohongan Terakhir dan Sambutan untuk Musim Dingin Lantaran tikus yang polos tidak curiga sama sekali, kucing santai dan mengulang kembali kebohongannya. Malam itu juga, ia lagi-lagi mengatakan kepada tikus bahwa ada sepupunya yang lain yang melahirkan bayi kucing nan lucu. “Maafkan aku tikus. Besok, aku harus pergi lagi. Keponakanku yang ketiga telah lahir. Ia punya rambut lembut yang hitam pekat, dan keempat kakinya berambut putih. Sepupuku sangat sayang pada anaknya itu sehingga ia memaksa aku datang. Kau tidak keberatan, kan, kalau besok juga harus menjaga dan membersihkan rumah sendiri?” ungkapnya. “Baiklah. Aku penasaran siapa nama keponakan ketigamu. Setelah Lapisanatas dan Sisaseparuh, nama aneh apa lagi yang kira-kira disandang keponakanmu,” kata tikus. “Kalau begitu tunggulah dengan sabar di rumah,” tutup kucing. Sementara tikus membersihkan rumah seorang diri, si kucing telah memakan habis semua persediaan mentega. Setelah kenyang, ia bergumam, “Semua mentega sudah kuhabiskan. Aku butuh istirahat sekarang.” Begitu pulang, tikus lagi-lagu memberikan pertanyaan serupa soal nama keponakan si kucing. Kali ini, kucing mengatakan kalau nama keponakan ketiganya adalah Habistandas. Hal ini membuat tikus tak habis pikir dan hanya bisa menggeleng-geleng memikirkan artinya. Hari itu adalah terakhir kalinya kucing berpamitan untuk keluar rumah. Mentega sudah habis dan musim dingin segera tiba, sehingga mereka perlu mempersiapkan diri. Mereka tidak lagi mencari makan lantaran ingat akan persediaan yang sudah disimpan di gedung wali kota. Keesokan harinya begitu musim dingin tiba, tikus mengajak kucing pergi ke gedung wali kota untuk mengambil mentega mereka. “Kucing, ayo ke gedung wali kota untuk menikmati mentega yang kita simpan. Rasanya pasti nikmat,” kata tikus. “Benar, menteganya pasti sangat nikmat,” timpal kucing tanpa rasa bersalah. Akhir Tragis dari Nasib Si Tikus Cerita fabel ini berlanjut saat kucing dan tikus pergi berdua ke gedung wali kota. Mereka mengendap masuk mendekati tempat persediaan makanan dan mentega. Akan tetapi, rupanya kucing tak pernah menyimpan makanan di sana, melainkan hanya mentega yang dibeli dengan uang tabungan si tikus. Sesampainya di tempat kendi mentega berada, tikus pun terkejut mendapati isinya telah lenyap. Kemudian, ia teringat akan cerita kucing yang selama beberapa hari mengaku pergi mengunjungi sepupu dan keponakan-keponakannya. “Aku tahu sekarang. Kau bukannya pergi mengunjungi keponakanmu, bukan? Kucing, kenapa kau menghabiskan persediaan mentega kita? Lantas, di mana makanan yang lain? Kau mungkin sudah menghabiskannya saat minta izin mengunjungi Lapisanatas, Sisaseparuh, dan Habistandas, bukan?” Cerca tikus. “Cukup tikus kecil! Jangan banyak bicara! Kalau benar memangnya kenapa? Aku memang menghabiskan semua mentega yang kubeli dengan uangmu. Sekarang, giliranmu yang akan kuhabiskan juga,” teriak kucing yang langsung menelan si tikus dengan lahapnya. Baca juga Cerita Rakyat Putri Siluman dari Lampung dan Ulasannya, Pelajaran tentang Kesetiaan dan Kesabaran Unsur Intrinsik 1. Tema Cerita fabel tentang kucing dan tikus di atas mengusung tema persahabatan yang berakhir karena keegoisan dan keserakahan. Bahwasanya jika salah satu pihak berkhianat, hancurlah hubungan pertemanan yang sebelumnya sudah dibangun dengan penuh kepercayaan. 2. Tokoh dan Perwatakan Kisah ikonik yang satu ini hanya menceritakan mengenai dua tokoh utama, yaitu kucing dan tikus. Kucing yang di awal digambarkan ramah dan senang bersahabat, ternyata berkhianat pada teman dekatnya sendiri. Sedangkan tikus yang dikenal sebagai hama bagi sebagian orang dilukiskan sebagai sosok yang setia dan pengertian terhadap teman karibnya. 3. Latar Latar cerita di sini bisa dibilang tidak dijelaskan secara spesifik. Namun, dari keterangan tentang gedung wali kota yang dijadikan tempat penyimpanan mentega oleh kucing dan tikus, dapat diperkirakan kalau latar cerita bertempat di lingkungan perkotaan. 4. Alur Jalan cerita kucing dan tikus dari fabel yang kami paparkan menggunakan alur maju. Kisahnya diungkapkan secara runtut mulai dari pertemuan kucing dan tikus, hingga bagaimana pertemanan mereka berakhir karena pengkhianatan. 5. Pesan Moral Ada beberapa pesan moral yang terselip dari kisah di atas. Pertama, ada baiknya jika kita tidak mudah percaya pada orang lain, terlebih mereka yang baru kita kenal. Jangan sampai bernasib sama dengan tikus karena terlalu mempercayai kucing yang dari luar terlihat ramah, padahal penipu dan pengkhianat. Kedua, kita selalu membutuhkan bantuan orang lain dalam berbagai hal, oleh karena itu kita perlu saling tolong menolong. Ketiga, jangan mengkhianati kepercayaan orang lain. Jika ada yang mempercayai kita, jagalah kepercayaan tersebut demi persahabatan yang sudah terjalin. Selain unsur-unsur intrinsik tersebut, kisah yang satu ini juga memiliki unsur ekstrinsik. Dalam hal ini, unsur ekstrinsiknya adalah kepercayaan masyarakat mengenai kucing dan tikus yang tidak dapat bersahabat. Seperti kita tahu, kucing menjadi hewan yang kerap kali memburu tikus. Baca juga Legenda Buaya Perompak dan Aminah yang Cerdik dari Lampung Beserta Ulasan Menariknya Fakta Menarik dari Cerita Fabel Kucing dan Tikus 1. Berbagai Adaptasi dari Fabel Kucing dan Tikus Bukan hanya serial kartun Tom and Jerry, cerita fabel kucing dan tikus banyak pula diadaptasi ke dalam berbagai karya lain. Di Indonesia sendiri, dongeng mengenai kedua binatang ini bahkan diadaptasi ke sinetron. Sinetron tersebut bertajuk Tikus dan Kucing Mencari Cinta yang dirilis pada akhir tahun 2006. Di sinetron ini, karakter utamanya diperankan oleh Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, di mana keduanya dikisahkan tidak pernah akur, tetapi berakhir saling jatuh cinta. 2. Versi Lain yang Berbeda Tapi Disamakan Terdapat sebuah fabel yang kerap disamakan dengan dongeng lain mengenai permainan strategi antara kucing dan tikus, yaitu yang berjudul Memberi Lonceng pada Kucing atau Lonceng dan Kucing dan Tikus Berkumpul. Kisahnya adalah tentang sekelompok tikus yang tengah berkumpul demi mengatasi ancaman dari seekor kucing. Salah satu tikus mengusulkan untuk memasang lonceng di leher kucing ketika ia tertidur, jadi sewaktu-waktu kucing datang, para tikus bisa mengetahui dan mengantisipasinya. Dongeng ini sering dikaitkan dengan Aesop seorang budak dan penulis dongeng klasik dan disebut berhubungan dengan kisah-kisah pada abad pertengahan. Akan tetapi, konon kisahnya telah tercatat sebelum abad pertengahan dan di luar Aesopik. Baca juga Kisah dari Nusa Tenggara Barat, Kembang Ander Nyawe Beserta Ulasan Lengkapnya yang Menarik tuk Kamu Simak Puas Membaca Cerita Fabel Kucing dan Tikus di Atas? Demikian tadi cerita lengkap mengenai fabel kucing dan tikus beserta fakta menariknya. Semoga kamu mengingat pesan moral yang terselip di dalamnya, serta menjadikannya sebagai pelajaran dalam menjalani kehidupan. Jika kamu ingin tahu fabel keren lainnya yang mengandung pesan-pesan penting, jangan lewatkan artikel-artikel yang kami sediakan. Kami tidak hanya menyediakan artikel fabel, tetapi juga cerita-cerita menarik lain, semisal cerita rakyat hingga kisah para nabi. PenulisArintha AyuArintha Ayu Widyaningrum adalah alumni Sastra Indonesia UNS sekaligus seorang penulis artikel nonfiksi yang juga punya banyak jam terbang menulis fiksi, seperti cerpen dan puisi. Terkadang terobsesi menulis skrip untuk film atau sinema televisi. Punya hobi jalan-jalan di dalam maupun luar negeri. EditorElsa DewintaElsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar. Apakah anak mama suka dibacakan dongeng saat waktu luang? Dongeng apa yang menjadi favoritnya? Apakah itu fantasi mengenai putri dan pangeran, dongeng tradisional Indonesia, atau dongeng fabel yang memiliki tokoh para hewan?Membahas mengenai dongeng fabel, pastinya Mama sudah tidak asing dua tokoh hewan, kucing dan tikus. Kedua hewan yang identik saling bermusuhan ini, ternyata memiliki sejarah tahu seperti apa kisah kucing dan tikus, serta pesan moral yang diajarkan dalam dongeng ini?Berikut telah merangkum dongeng fabel anak Kisah Kucing dan Tikus, di bawah ini!1. Awal mulanya, kucing dan tikus adalah dua hewan yang MaharaniDahulu kala, disebuah pedesaan, terdapat seekor kucing dan tikus yang bersahabat. Kemana saja kucing pergi, tikus selalu suatu hari tikus berkata kepada kucing."Hai kucing!" kata tikus menyapa kucing"Ada apa?" jawab kucing."Mari kita makan ikan asin yuk!" ajak tikus."Dimana kita bisa mendapatkan ikan asin itu?" tanya kucing yang heran."Di sana, digantung di rumah Pak Tani! Ikan asinya amat banyak, kita akan puas memakannya" kata tikus sambil mengarahkan wajahnya ke arah rumah Pak Picks2. Tikus berpesan pada kucing agar langsung melompat dan menerkam ikan asin yang nanti MaharaniRupanya kucing tertarik pada usul tikus. Ketika malam tiba, tikus dan kucing berangkat ke rumah Pak Tani. Mereka bersepakat tikus akan memanjat mengambil ikan asin yang digantung, sedangkan kucing menunggu di memanjat, tikus berpesan kepada kucing."Kalau ada ikan asin yang jatuh ke sini, cepatlah kamu melompat dan menerkam. Jangan sampai ikan asin itu terpental keluar ruangan ini. Nanti kita ketahuan!" kata tikus memanjat ke tempat ikan asin digantung. Setelah ia menemukan ikan asin yang bagus dan besar, ia lupa janjinya. Tikus memakan beberapa ikan asin di atas, sedangkan kucing yang kelaparan menunggu dengan siaga sambil menengadahkan kepalanya ke atas."Lama benar si tikus di atas. Tikus sudah mendapatkan ikan asin apa belum ya? Perutku sudah lapar sekali" kata kucing sambil melihat ke Tikus yang kekenyangan dan takut ketahuan, akhirnya terpeleset dan MaharaniTikus pun kemudian memakan lagi ikan asin yang paling besar dan bagus. Setelah kenyang, tikus mulai menarik tali pengikat ikan asin itu, agar bisa selesai tali pengikat ikan asin itu ditarik, karena kekenyangan, tegang, dan takut, ketahuan oleh penghuni rumah, tiba-tiba tikus terpeleset dan sampai ke bawah, tikus berkata pada kucing."Jangan kau makan aku, aku adalah tikus, kawanmu. Jangan makan saya" kata tikus itu."Ini ada ikan asin yang jatuh!" kata kucing yang salah mengira."Aduh aku bukan ikan asin, aku kawanmu. Aku belum sempat menjatuhkan ikan asin itu, lalu aku terjatuh" kata tikus yang Mereka akhirnya bertengkar, karena kucing selalu mengira bahwa tikus adalah ikan MaharaniNamun kucing tetap tidak menghiraukan tikus dan merasa ditipu olehnya. Di sinilah asal mulanya kucing dan tikus tidak merasa sakit hati pada kucing mengejarnya dan mengiranya adalah ikan asin. Namun kucing pun juga tidak percaya lagi pada tikus, sebab tikus telah memakan ikan asin saat itu pertama kalinya kucing memakan tikus. Sebab kucing selalu mengira bahwa tikus adalah ikan itulah dongeng fabel anak kisah kucing dan tikus. Dari dongeng di atas, Mama dapat menanamkan nilai moral kehidupan yang penting untuk dipelajari keserakahan dapat membuatkan ketidakpercayaan. Kemudian, jangan mengingkari janji yang telah dibuat, karena itu bisa membuat orang lain kecewa. Ketiga, dilarang mencuri yang bukan menjadi hak milik jugaDongeng Fabel Anak Semut dan BelalangDongeng Fabel Anak Cerita Kancil dan Kura-KuraDongeng Fabel Anak Kura-Kura yang Ingin Terbang